Minggu, 18 Maret 2018

Memajukan Sektor Pertanian Indonesia Dengan Mendoktrin Generasi Emas Garuda


Indonesia merupakan sebuah negara yang mengedepankan dunia pertaniannya atau bisa disebut sebagai negara agraris. Secara astronomis, Indonesia terletak pada 6o LU (Lintang Utara) - 11o LS (Lintang Selatan) dan 95o BT (Bujur Timur) - 141o BT (Bujur Timur). Data tersebut menunjukkan bahwa Indonesia terletak di kawasan yang dilewati garis katulistiwa, sehingga mengakibatan Indonesia mengalami iklim tropis dan memiliki tanah yang subur. Hal tersebut mendorong Indonesia menjadi Negara dengan sektor pertaniannya yang makmur, sektor tersebut berfungsi sebagai ujung tombak perekonomian Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai negara agraris terbesar di dunia.
            Namun, pada faktanya sistem pertanian di Indonesia tidak berjalan dengan baik, hal tersebut dikarenakan kurangnya perhatian khusus oleh pemerintah Indonesia terhadap dunia pertaniannya. Pada negara tetangga seperti Jepang, Cina, Australia, Belanda, dan Amerika Serikat para petaninya mendapat perhatian khusus dari pihak pemerintah seperti pemberian apresiasi dan pemberian subsidi terhadap inovasi-inovasi yang diciptakan  untuk memajukan sektor pertaniannya, sehingga Negara tersebut memiliki sistem dan pengolahan  lahan pertanian yang sangat baik dan membuat dunia pertanian mereka menjadi lebih maju dari pada Indonesia meskipun mereka tidak memiliki lahan pertanian subur seperti Indonesia.
            Ironisnya, pihak pemerintah Indonesia khususnya menteri pertanian tidak memberikan respon terhadap masalah tersebut. Hal ini akan berdampak buruk bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan di Indonesia. Selain itu, masih terdapat beberapa masalah dalam bidang pertanian yang disebabkan karena kesalahan sistem yang berlaku untuk mengatur dunia pertanian indonesia, sebagai contoh kasusnya adalah kebijakan pemerintah terkait impor beras. Dari kasus tersebut terdapat indikasi maladministarasi dalam praktik impor beras, seperti penugasan impor yang diberikan kepada PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), dan bukan kepada Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum BULOG). Pada dasarnya Perum BULOGlah yang mengambil kebijakan terkait dengan impor beras sejumlah 500 ribu ton dari Vietnam dan Thailand.    
https://nasional.kompas.com/read/2017/11/21/13380781/ombudsman-temukan-tindakan-maladministrasi-dalam-kasus-beras-pt-ibu
Kondisi tersebut membuat harga produk pertanian di Indonesia tidak stabil, khususnya beras. Selain itu, para petani tidak mendapatkan pendapatan yang memadai untuk mencukupi kebutuhan keseharia nya. Sehingga berdampak langsung terhadap minat generasi garuda Indonesia untuk menjadi petani di masa depan. Berkurangnya minat generasi muda untuk menjadi petani dimasa depan telah menjadi masalah serius saat ini. Dalam waktu belakangan ini banyak mahasiswa lulusan falkutas pertanian yang bekerja di bidang perbankan. Fenomena ini terjadi akibat lulusan falkutas pertanian yang tidak tertarik ke dunia pertanian karena alasan pendapatan para petani. Pendapatan para petani tidak memadai karena pemerintah menginginkan harga produk pertanian rendah, sehingga membuat pendapatan petani terus menurun.
grafik sektor investasi asing di Indonesia
Apabila dimasa mendatang para petani di Indonesia semakin berkurang atau menjadi semakin langka, maka seluruh sistem pertanian di Indonesia akan diambil alih oleh investor luar negeri yang mengelola pertaniannya di Indonesia. Dengan kata lain Indonesia akan dijajah kembali oleh investor luar negeri apabila sistem pertanian di Indonesia menjadi lumpuh. Untuk mengatasi penjajahan yang akan terjadi di masa mendatang, penulis memberikan solusi menggunakan beberapa metode yang patut dijalankan oleh kementerian pertanian, dengan harapan solusi ini dapat diaplikasikan secara merata dan dapat memperbaiki perkembangan Indonesia di bidang pertanian.
Metode pertama yang dapat dilakukan oleh kementerian pertanian adalah mengubah pola fikir generasi muda. Maksud dari metode ini yaitu mengubah pola fikir generasi muda menjadi lebih berorientasi ke dunia pertanian yang sebelumnya telah terdoktrin sejak kecil untuk berorientasi ke dunia pekerjaan di belakang meja atau menjadi pegawai kantoran. Pengarahan pola fikir generasi muda menjadi lebih berorientasi ke dunia pertanian dapat dilakukan dengan cara pengadaan program sosialisasi yang diselenggarakan oleh kementerian pertanian yang dilaksanakan secara serentak nasional, sosialisasi ini akan difokuskan kepada kaum pelajar dari kalangan SMP hingga SMA dan pelajar di kalangan perguruan tinggi khususnya dalam falkutas pertanian di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memberikan informasi atau mensosialisasikan mengenai keadaan dunia pertanian yang ada di Indonesia saat ini, agar para pelajar khususnya di tingkat SMP atau SMA sederajat memiliki gambaran atau penegetahuan tentang potensi pertanian yang ada di negara Indonesia, dan membuat mereka merasa tertarik untuk menjadi petani di masa depan untuk mampu merawat dan mengolah SDA Indonesia. Selain itu di targetkan mahasiswa-mahasiswi falkuatas pertanian akan lebih berkontribusi terhadap dunia pertanian di Indonesia dengan menyumbangkan inovasi terkini untuk lebih memajukan sistem pertanian di Indonesia.
sosialisasi wajib pajak oleh kementrian keuangan dilakukan serentak nasional  
Setelah semua target dari program sosialisasi yang diadakan oleh kementerian pertanian RI tercapai, target selanjutnya yang harus dicapai yaitu memunculkan inovasi-inovasi generasi muda khususnya di dunia pertanian Indonesia dengan cara pengadaan lomba atau olimpiade  karya tulis ilmiah atau LKIR (Laporan Karya Ilmiah Remaja) oleh kementerian perhutani mulai dari jenjang SMP sampai perguruan tinggi. Hal tersebut tentu akan memicu para generasi muda Indonesia untuk berlomba lomba menciptakan inovasi terkini demi memajukan dunia pertanian di Indonesia. Terdapat point penting tersendiri dalam langkah ini, yaitu kemunculan inovasi terkini dapat di berdayakan di masyarakat khususnya para petani di daerah lokal maupun luar daerah, dalam penjelasan tersebut tentu dalam perlombaan atau olimpiade ini tidak hanya mencari inovasi yang terbaik saja, namun melaksanakan atau memberdayakan inovasi yang berguna di dunia pertanian lingkup setiap daerah, dan inovasi yang terbaik akan diberdayakan merata ke seluruh daerah di Indonesia.
Setelah generasi muda Indonesia berhasil menciptakan banyak inovasi untuk dunia pertanian di Indonesia, maka metode kedua baru dapat dijalankan oleh kemntrian pertanian. Fokus pada metode kedua ini yaitu memberikan citra baik kepada para petani Indonesia. Pada faktanya petani di Indonesia saat ini telah dipandang sebelah mata oleh masyarakat lokal Indonesia sendiri. Untuk mencegah hal tersebut terjadi berkelanjutan, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh kementerian pertanian pada metode kedua ini. Langkah awal pada metode kedua ini yaitu melakukan seleksi terhadap inovasi-inovasi yang telah diciptakan oleh generasi muda, di setiap jenjang pendidikannya. Setalah berhasil tersaring inovasi terbaik, tugas kementerian pertanian berikutnya yaitu mengaplikasikan inovasi tersebut ke daerah yang memiliki potensi pertanian yang tinggi.
peralatan pertanian yang canggih lebih efisien
Selain itu kementerian pertanian dapat menjalin kerjasama secara langsung dengan universitas manapun khususnya falkutas pertanian, maksud dari kerjasama secara langsung yaitu penyubsidian terhadap inovasi inovasi yang akan diaplikasikan ke lapangan demi meningkatkan produktifitas pertanian dan memperbaharui sistem pertanian di Indonesia. Dampak dari kerjasama ini tentu berdampak langsung terhadap dunia pertanian di Indonesia, pemberbaharuan sisitem pertanian di Indonesia akan sering dilakukan demi meningkatkan mutu pertanian. Faktor kesuksesan pertanian tak luput dari penunjang-penunjangnya, salah satunya yaitu alat pertanian. Dari mulai alat yang kecil hingga yang besar. Dibutuhkan bantuan dari pemerintah secara fisik berupa peralatan tani yang lebih modern atau canggih dalam pengoptimalan kinerja para petani di Indonesia. Peralatan yang modern akan membuat waktu dan tenaga dalam bertani lebih efektif serta meningkatkan jumlah produktifitas dan kualitas hasil pertanian.
Telah kita ketahui bahwa kunci permasalahan dalam dunia pertanian Indonesia adalah berkurangnya minat generasi muda bangsa dalam memajukan dunia pertanian. Maka dari itu penulis memberikan solusi dalam penyelesaian permasalahan yang terjadi pada dunia pertanian Indonesia dengan membangkitkan minat generasi muda dalam memajukan  dunia pertanian indonesia. Apabila minat para generasi muda dalam pengoptimalan dunia pertanian di Indonesia berasil dibangun, maka sumber daya alam (SDA) Indonesia akan terjaga dari para investor luar negeri yang ingin mengambil kekayaan alam yang ada di Indonesia. Tidak hanya itu, inovasi-inovasi yang diciptakan para generasi muda khususnya dalam bidang pertanian akan membuat dunia pertania Indonesia menjadi lebih maju dan berani bersaing di lingkup dunia internasional.

Senin, 12 Maret 2018

Perkenalan


Penulis                 : Ragastra Haryo Wijanarko

Alamat                 : JL. Puspowarno NO. 92, Mangkujayan, Ponorogo, Jawa Timur.

Contac person     : +62 812-1670-2184

Email                   : r.haryo.woo7@gmail.com

Sekolah                : SMA Negeri 2 Ponorogo 

Deskripsi             : Blog dengan slogan ‘’Your Reading Parter’’ ini di ciptakan untuk memberikan daya literasi baca kepada masyarakat Indonesia khususnya bagi generasi muda agar selalu dapat membuka minat bacanya dan selalu memiliki rasa keingintahuan yang tinggi terhadap ilmu ilmu yang berguna bagi bangsa. Ragastra bermaksud mendorong antusias teman sekalian untuk selalu bersaing dalam dunia literasi, hal ini dilakukan sebagai simbol kepedulian Ragastra terhadap tingkat literasi atau minat baca di Indonesia yang masih tergolong sangat rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga. Selain itu, diharapkan Raga Blog ini dijadikan sebagai sumber dasar-dasar penelitian berikutnya untuk menunjang inovasi aktual yang diciptakan oleh generasi muda khususnya dari siswa-siswi SMA Negeri 2 Ponorogo.  

Sabtu, 17 Februari 2018

Indonesia Sebagai Pionir Sistem REDD + Melalui Konservasi Hutan Rakyat

Perubahan iklim  yang tidak menentu mendorong   Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) membuat program yang bernama REDD + (Reducing Emission from Deforestation and Degradation). REDD + adalah langkah-langkah yang didesain untuk mengurangi  emisi gas dari rumah kaca  yang disebabkan dari deforestasi (kegiatan penggundulan hutan besar besaran untuk pengalih fungsian lahan)  dan degradasi  hutan (kegiatan manusia yang cenderung merusak lahan hutan).
Program REDD + telah diapresiasikan penuh oleh pemerintah Indonuesia,  karena  Indonesia adalah Negara berkembang urutan kedua ditinjau dari luas wilayah hutannya dengan luas kawasan hutan nya 884.950 Km² dan menjadi urutan kesembilan dari wilayah hutan terluas di dunia. Pada kesempatan ini penulis akan mengulas tentang hutan di daerah kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Ngrayun terkenal dengan tanaman utamanya yaitu pohon pinus. Di Desa Binade Kecamatan Ngrayun, terdapat hutan pinus milik dinas perhutanan dengan total luas hutan 240.16 ha. Akan tetapi, potensi hutan pinus diNgrayun tidak maksimal karena Pohon pinus di hutan rakyat dimanfaatkan kayunya untuk dijual atau untuk bahan pembuatan tusuk gigi dan stik eskrim. Sistem ini mengakibatkan kerugian besar bagi pemilik lahan, pasalnya tanaman pada lahan tersebut ditebang untuk disetorkan kayunya kepada pabrik untuk diolah. Sehingga kondisi hutan rakyat akan semakin memburuk. Hal ini berdampak langsung terhadap lingkungan, seperti naiknya temperature dari hilangnya tumbuh-tumbuhan  akibat dari degradasi lahan. Hilangnya spesies makhluk hidup karena habitat berkurang. Selain itu, masyarakat lokal melakukan pembakaran lahan secara menyeluruh dengan tujuan untuk membersihkan tanaman-tanaman tersisa dari penebangan pohon pinus. Cara tersebut berdampak buruk bagi lingkungan, seperti punahnya keanekaragaman hayati berupa  satwa maupun tanaman obat, ancaman banjir dimusim penghujan dan kekeringan saat kemarau. Selain itu, akibat dari deforestasi mengakibatkan perubahan iklim  yang membuat cuaca berubah tidak menentu.
Dari latar belakang di atas muncul beberapa langkah inovasi dalam pengoptimalan kearifan pohon pinus di Ngrayun yang dilakukan dengan beberapa metode.
Metode pertama yaitu pemanfaatan hutan rakyat dengan metode sadap rakyat. Sistem sadap getah pinus hanya dilakukan oleh fihak dinas perhutani. Namun, dalam system ini pohon pinus milik masyarakat lokal akan lebih terfokuskan pada memanfaatkan getah pohonnya, agar sistem tebang pohon dapat dialihkan menjadi sistem sadap rakyat. System sadap rakyat ini sama sekali belum digunnakan di indonesia. Dalam pemasarannya getah pinus hasil sadap masyarakat lokal tersebut dapat dijual degan harga Rp 7.000 per kilogram. Jika kita kalkulasi, petani dengan jumlah pohon 80 batang dan jumlah batok 200 maka petani hutan rakyat dapat menyadap sejumlah 480 kilogram dalam setiap tahun nya, dan akan mendapatkan income sejumlah Rp 3.360.000 tiap tahun. Sistem sadap rakyat ini tentu lebih efisien dan ramah lingkungan jika dibandingkan dengan sistem tebang pohon, para petani dapat meggunakan stimulan berupa H2SO4 dengan cara di semprotkan cairan itu ke daerah yang telah dikelupas kulit pohon nya untuk diambil getahnya.

http://fmuenggalmulyo.blogspot.co.id/
Dalam hal ini, untuk memajukan system sadap rakyat, fihak perhutani di kabupaten Ponorogo telah membuat sertifikat Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang satu-satunya diakui oleh dunia tentang pengelolaan hutan rakyat. Pabrik -pabrik mabel terbesar milik unieropa seperti IKEA telah memiliki kewajiban khusus yaitu mengharuskan mengambil bahan bakunya yang bersertifikasi. Apabila sistem sadap rakyat ini sudah berhasil, maka untuk mempermudah mengatur hutan sadap rakyat kita dapat menggukan inovasi pada metode kedua.
Metode kedua yaitu memanfaatkan aplikasi, sebuah aplikasi berbasis desktop yang berfungsi menghimpun database untuk disajikan secara cepat, apilikasi ini akan menghitung data pohon yang akan diinventarisasikan untuk diolah getah nya. Setelah semua pohon pinus diinventarisasikan, maka secara langsung petani pohon pinus dapat mengotrol lahannya menggunakan aplikasi, Jadi dalam aplikasi tersebut petani sadap rakyat harus mendaftarkan diri dengan memasukkan sejumlah data lapangan seperti luas lahan, jumlah pohon pinus yang layak sadap, jumlah tempurung penampung getah pinus pada saat proses penyadapan, jumlah penggarap lahan, ID petani atau nomor punggung petani, NIK berbais KTP, nama dan alamat berbasis KTP, dan nomor persil atau nomor lahan ke dalam database, jumlah setoran getah dan tanggal setoran getah.
Sistem menagemen pohon ini sangat praktis dan efisien melebihi sistem menagemen pohon milik dinas terkait, karena kita tidak perlu terjun ke lapangan untuk memprediksi hasil panen dari sadap rakyat, sehigga para petani dapat menggunakan managejement perkebunan dengan praktis. Selain itu, aplikasi tersebut dapat digunakan untuk membantu menjaga kearifan pohon pinus di Ngrayun, dengan cara mengurangi jumlah kegiatan tebang pohon pinus. Hal tersebut dapat mengangkat citra petani hutan di daerah ngrayun di mata nasional bahkan hingga internasional. Dari data potensi hasil hutan bukan kayu di kecamatan Nrayun kabupaten Ponorogo pada tahun 2017 telah diketahui bahwa masih terdapat 574.561.56 batang pohon pinus di daerah Ngrayun yang belum diinventarisasikan.
Metode ketiga dengan menjadikan kawasan wisata edukasi. Dengan dijadikannya daerah edukasi lingkugan, maka akan semakin menjaga lingkungan yang telah diperbaiki dengan system REDD +. Inovasi ini diciptakan untuk mempelajari bagaimana cara-cara mengolah pohon pinus dengan baik dan benar. Selain itu dampak positif lainnya yaitu dapat meningkatkan income untuk pemeritah daerah kabupaten serta dapat memberikan pelajaran pelajaran penting untuk dipelajari oleh para generasi penerus agar kondisi alam disegala daerah di Indonesia khusus nya daerah ngrayun tetap terjaga kelestariannya.
Dengan berhasilnya didirikan daerah wisata edukasi di Ngrayun tentu dapat langsung akan mendorong pembangunan sektor lain untuk medukung jalannya kegiatan pariwisata tersebut, seperti adanya pariwisata maka disekitar tempat wisata juga akan dibangun suatu penginapan atau hotel.
Metode terakhir dengan menjual udara bersih. Langkah ini dilakukan setelah system
polusi udara semakin memburuk di cina
sadap rakyat berhasil dilakukan. Dengan berhasilnya system sadap rakyat tersebut maka terciptalah ingkungan bebas dari polusi udara. Penulis ingin memanfaatkan udara yang telah diolah secara baik oleh hutan sadap rakyat,
akibat dari tumbuhan di dalamnya mampu memproduksi oksigenn. Sehingga udara menjadi bertambah bersih, tidak mudah
udara bersih di perlukan di cina
tercemar, dan bisa dihirup oleh mahkluk hidup lainnya, serta akan terhindar dari penyebab pemanasan global. Udara bersih tersebut dikemas menggunakan wadah dan kantung plastik, dengan cara berjalan di kawasan hutan sadap rakyat yang jauh dari polusi udara. Pemasaran udara bersih tersebut ditujukan ke daerah nasional dan internasional yang  memiliki tingkat polusi udara tinggi. Dengan demikian diharapkan hasil alam dari hutan sadap rakyat ini dapat menjadi bahan untuk diekspor ke luar negeri.
Dengan demikian, apabila ketiga inovasi tersebut mampu dan berhasil diterpkan maka system REDD + yang berjalan di kecamatan Ngrayun telah berhasil dalam membantu mengurangi perubahan iklim Cara tersebut dilakukan dengan mengurangi emisi bersih gas rumah kaca melalui konservasi hutan pinus yang disempurnakan. Keberhasilan hutan sadap rakyat akan berdampak besar bagi lingkungan maupun masyarakat. Kearifan pohon pinus ini akan terjaga akibat dari masyarakat yang lebih memanfaatkan getahnya  dari pada kayu dari pohon pinus.Selain itu, kondisi ekonomi di daerah Ngrayun otomatis akan semakin meningkat, karena terdapat sumber produksi baru serta tingkat taraf hidup masyarakat Ngrayun semakin baik akibat dari pelestarian hutan. Supaya pengontrolan hutan sadap rakyat menjadi mudah dan praktis, maka muncul bebagai inovasi yaitu penggunaan aplikasi yang dirancang khusus untuk petani hutan pinus. Aplikasi tersebut memiliki tujuan supaya produksi getah menjadi optimal. Setelah  sistem sadap rakyat ini berhasil dijalankan, maka dapat menjadikan Negara Indonesia sebagai pionir dari sistem REDD +. Sistem sadap rakyat berbasis aplikasi ini patut dijadikan model dengan cara menjadikan kawasan hutan sadap rakyat menjadi kawasan wisata edukasi agar masyarakat dapat mempelajari sistem ini dan dapat berkembang di segala daerah demi menjaga kearifan hutan di Indonesia maupun dunia.

Minggu, 21 Januari 2018

Eliminasi Bumi Sebagai Eksoplanet Layak Huni

Di dunia terdapat beberapa lembaga antariksa, lembaga yang paling terkenal adalah NASA. NASA (National Aeronautics and Space Adminidtration) adalah lembaga milik Negara amerika serikat yang bertugas dalam bidang penelitian luar angkasa. NASA telah memiliki 100 lebih misi penelitian yang telah dilaksanakan atau yang sedang dilaksanakan. Pada ulasan kali ini penulis akan mengulas misi misi NASA khususnya dalam bidang penelitian eksoplanet. Studi tentang eksoplanet adalah topik terkini dalam astronomi. Penelitian eksoplanet adalah penelitian yang dilakukan untuk mencari planet diluar tata surya kita. Para peneliti di bidang eksoplanet saat ini telah merancang dan sedang melaksanakan beberapa misi eksoplanet. Misi tersebut yaitu kepler misi yang telah dilaksanakan dan Gaia misi yang masih dalam melakukan langkah awal opreasi. Kali ini penulis akan menyampaikan pembahasan mengenai kedua misi eksoplanet tersebut.
Misi Gaia menjadi misi luar angkasa paling ambisius di antara sekian misi luar angkasa yang ada. Gaia adalah nama pesawat luar angkasa atau disebut dengan satelit. Satelit Gaia dirancang khusus untuk tugas astrometri. Tugas astrometri yaitu mengukur posisi dan jarak dari bintang dengan presisi belum pernah terjadi sebelumnya. Misi utama Gaia adalah membuat peta tiga dimensi Galaksi Bima Sakti. Dengan menggunakan survei lebih dari satu juta ribu Bintang, misi ini memantau sekitar 70 kali selama 5 tahun. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan grafik posisi, jarak, gerak, dan perubahan kecerahan dari bintang bintang yang diamati. Misi ini juga diharapkan untuk menemukan objek penelitian Cakrawala di luar angkasa dan di luar tata surya yang akan di teliti lebih dalam lagi, serta akan melakukan uji coba yang ketat tentang teori umum relativitas Albert Einstein.
 
peta tiga dimensi Galaksi Bima Sakti
Pembuatan peta dimensi ini bertujuan untuk mendapatkan data-data gerak, luminositas(kilauan), suhu, dan komposisi dari suatu objek luar angkasa. Hal tersebut sangat membantu untuk mengambil solusi dalam mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dengan Galaksi Bima Sakti. Selain itu, data-data tersebut dapat membantu untuk mengetahui sejarah Galaksi Bima Sakti lebih dalam. Sebagai contohnya Gaia, Gaia akan mengidentifikasi bintang Relix dari Galaksi kecil yang lalu ditelan oleh Galaksi besar Bima Sakti. Diharapkan hasil penelitian ilmiah Gaia yang luas dari objek-objek cakrawala tidak hanya akan menguntungkan penelitian galaksi dan tata surya kita, tetapi juga untuk dasar fisika yang mendukung penelitian tentang exoplanet di luar tata surya maupun di luar galaksi Bima Sakti. Misi gaia ini diluncurkan oleh European Space Agency(ESA) pada 19 desember 2013. Di perkirakan satelit Gaia menemukan setidaknya 2.500 planet baru ditambah penemuan 3.600 planet baru oleh NASA.
Nasa menemukan lebih dari 3.600 planet baru lewat misi antariksa. Misi NASA tersebut adalah misi kepler. Misi kepler dirancang khusus mensurvei wilayah Galaksi Bima Sakti untuk menemukan planet dengan ukuran planet seperti bumi dan berada di zona layak huni. Misi ini menggunakan satelit teleskop luar angkasa buatan NASA. Satelit dan misi Kepler diluncurkan pada tanggal 7 Maret 2009, misi Kepler sudah berlangsung selama kurang lebih 8 tahun 10 bulan. Misi Kepler termasuk Misi dengan total biaya yang murah yang berfokus pada sains. Dengan menggunakan teleskop ini misi kepler telah menemukan beberapa planet layak huni. Tujuan ilmiah misi Kepler adalah untuk mengeksplorasi struktur dan keragaman sistem planet. Sejauh ini, sebagian besar ExoPlanet yang dideteksi oleh proyek lain adalah exoplanet dengan ukuran sebesar planet Jupiter atau planet yang lebih besar lagi. 
Satelit Kepler atau teleskop luar angkasa Kepler menggunakan metode transit untuk menemukan ExoPlanet yang memiliki indikasi planet layak huni. Metode transit adalah sebuah metode yang mengukur kedipan cahaya bintang bintang yang di sebabkan oleh adanya planet asing yang lewat di depannya. Misi Nasa eksoplanet ini layaknya lomba lari estafet, diibaratkan pelari dalam lomba estafet adalah satelit eksoplanet Nasa dan tongkat estafet diibaratkan misi eksoplanet tersebut. Karena lintasan lari dari lomba lari estafet tersebut cukup jauh atau area dari eksoplanet sangat jauh, maka untuk menyelesaikan lomba estafet tersebut dibutuh kan pelari yang jumlahnya tidak hanya satu, untuk saling meneruskan tongkat estafet agar sampai di garis finish. Dengan kata lain, tujuan dari peluncuran satelit eksoplanet berikutnya untuk lebih mengetahui karakteristik dari eksoplanet khususnya eksoplanet layak huni. Sehinga para astronom akan dapat terjun langsung ke eksoplanettersebut dan melakukan eksplorasi eksoplanet lebih dalam dengan hasil penelitian yang akurat.
Misi Kepler akan dilanjutkan oleh misi Transiting Exoplanet Survey Satelite(TESS) yaitu misi pencarian planet transit di luar tata surya kita. Dalam ilmu astronomi transit adalah fenomena benda langit yang muncul untuk bergerak melintasi wajah tubuh langit lainnya. Misi TESS ini juga menjadi misi exoplorasi astrofisika. Astrofisika adalah cabang ilmu astronomi yang mempelajari sifat fisik dari objek astronomi. Misi utama TESS adalah memindai atau mempelajari planet planet yang mempunyai indikasi kemiripan dengan bumi, yang sebelumnya telah dipindai terlebih dahulu oleh satelit kepler.
Dari hasil ulasan, penulis telah menemukan kesamaan yang terdapat pada ke 3 misi tersebut (Gaia, Kepler, TESS). Kontras dari ketiga misi tersebut adalah upaya dalam pengeksplorasi planet-planet diluar tata surya kita, untuk menemukan planet-planet yang memiliki kemiripan dengan Bumi. Maksud dari pencarian planet mirip Bumi adalah untuk memenuhi semua persyaratan yang ada agar manusia dapat hidup dengan sempurna. Persyaratan yang harus dipenuhi oleh planet layak huni yang pertama adalah massa suatu planet haruslah bermassa yang cukup berat agar gaya gravitasinya dapat membuat zat-zat dan air yang ada di dalamnya dapat terus-menerus menyentuh permukaan planet. Jika masa terlalu ringan maka yang terjadi adalah gaya gravitasinya akan melemah, sehingga mengakibatkan zat-zat dan air di planet tersebut berterbangan kemana-mana dan sebaliknya.
Kedua, jarak planet dari bintang induknya. Jika jarak planet terlalu dekat dengan bintang induknya maka suhu planet tersebut terlalu panas untuk kehidupan. Jika terlalu jauh dengan planet induknya maka suhu planet tersebut terlalu dingin untuk dihuni manusia atau kehidupan lainnya.
Ketiga, unsur atmosfer. Unsur atmosfer dari suatu planet layak huni haruslah tepat. Unsur-unsur yang tepat mampu membantu menunjang kehidupan manusia di planet tersebut dengan lancar. Unsur-unsur tersebut harus mengandung unsur oksigen, metana, dan nitrogen. Jika unsur atmosfer tidak sesuai, maka udara yang ada di dalam planet tersebut beracun untuk kehidupan manusia di Planet tersebut.
Keempat, medan magnet. Medan magnet yang ada pada planet layak huni haruslah kuat. Medan magnet tersebut berfungsi sebagai anti radiasi atau pemantul radiasi dari bintang induk dan angin bintang. Jika medan magnet melemah maka angin bintang tersebut dapat merusak atmosfer yang mana radiasi bintang induk dapat masuk menembus atmosfer tersebut dan permukaan planet tersebut terpapar secara langsung oleh radiasi bintang induk, dan dapat membakar atau merusak kehidupan yang ada.
Kelima, jarak planet dari pusat galaksi. Jika suatu planet letak nya terlalu dekat dengan pusat galaksi, maka akan membahayakan kehidupan yang ada di dalam nya. Karena terpapar radiasi inti dari pusat galaksi yang terlalu tinggi.
Sedangkan yang keenam, planet harus bermasa padat. Suatu planet harus bermasa padat agar kehidupan yang ada didalam nya dapat berpijak di planet tersebut. Itulah pokok persyaratan yang harus dimiliki suatu planet jika ingin dihuni manusia atau kehidupan lainnya.
Dari persyaratan di atas, terdapat beberapa planet hasil temuan dari satelit milik NASA dan lembaga antariksa lain nya, yang memenuhi persyaratan tersebut. Disini penulis akan mendeskripsikan empat planet temuan satelit milik NASA yang terindikasi mirip seperti Bumi.

planet Proxima B
Pertama, Proxima B. adalah planet layak huni yang terletak di rasi bintang Centaurus. Planet Proxima B berjarak lebih dari empat tahun cahaya dari tata surya kita. Proxima B memiliki bintang induk yaitu Proxima Centauri. Proxima Centauri memiliki ukuran yang lebih kecil dengan suhu yang lebih rendah jika dibandingkan denga matahari. Proxima B bersuhu 234 K. Proxima B memiliki masa 1,3 × bumi, tepatnya masa Proxima B yaitu 0.123 M(Massa matahari ( M  ))adalah unit standar massa dalam astronomi , setara dengan sekitar 2 × 10 30 kg). Jarak orbitan Proxima B oleh Proxima Centauri lebih dekat jika dibandingkan dengan orbitan bumi oleh Matahari, Proxima B membutuhkan waktu 11,186 jam untuk menyelesaikan orbitan tunggal. Proxima B memiliki jari jari planet nya ≥ 1,1 R(Radius surya adalah satuan jarak yang digunakan untuk mengekspresikan ukuran bintang dalam astronomiR = 6.957 × 105).  Peneliti memungkinkan Proxima B hanya melakukan revolusi dan tidak melakuakan rotasi seperti bumi.

Kedua, Trappist-1. Trappist-1 sebenarnya bukanlah nama sebuah planet, melainkan nama dari sebuah sistem tatasurya eksoplanet. Yang terletak relative dekat dengan tata surya kita, di rasi bintang aquarius yang berjarak 40 tahun cahaya(235 trilyun mill) dari bumi. Di dalam tata surya Trappist-1 terdapat 7 planet yang mengorbit pada bintang induk yang bernama Trappist-1 star yaitu planet Trappist B, C, D, E, F, G, H, dan I. Bintang induk tersebut merupakan sebuah bintang kerdil ultradingin, dengan kelas spektral M8,0 ± 0,5, yang kira-kira 8% massa dan 11% radius dari Matahari. Temperaturnya 2550 K dan sedikitnya berusia 500 juta tahun.Sebagai perbandingan, Matahari berusia sekitar 4,6 miliar tahun dan memiliki temperatur 5778 K. Terdapat dua planet mengorbit sangat dekat dengan  Trappist-1 star yaitu Trappist C dan Trappist D, meskipun kedua planet tersebut mengorbit sangat dekat dengan bintang induknya kandungan air di dalam kedua planet tersebut tetap ada itulah alasan mengapa bintang induk ini disebut sebuah bintang kerdil ultra dingin. Trappist-1 star memiliki temperatur yang tidak terlalu panas, namun dapat membuat 6 planet terdekatnya tetap hangat. Di dalam system tata surya Trappist-1 hanya terdapat 3 planet layak huni, yaitu Trappist E, F, G. disini penulis akan mendiskripsikan ketiga planet tersebut
Ketiga Trappist E. Jarak planet ini dari bumi yaitu 39,46 tahun cahaya. Jarak planet Trappist E ke bintang induknya berjarak 0,028 AU. Trappist E berada di zona layak huni di dalam sistem tata surya trappist-1. Planet ini memiliki ukuran Sama persis dengan bumi. Trappist E memiliki massa yang mirip seperti bumi. Planet ini memiliki periode orbit 144 jam. Suhu dari planet trappist E bersuhuequilibrium 251,3 K. Radius planet Trappist Esekitar 0,92 R dengan massa 0,62 M. Nilai tersebut memungkinkan menghitung nilai gravitasi nya menjadi 7,22 m/s 2, nilai gravitasi tersebut 74% dari nilai gravitasi di bumi.
Keempat Trappist F. Trappist F adalah planet ekstra surya terletak di dalam sistem tata surya Trappist-1. Planet ini menjadi planet ke 5 dari urutan 7 planet yang terdapat di Trappist-1. Planet ini memiliki ukuran mirip dengan bumi, Dan komposisi planet Trappist F Ini kemungkinan bebatuan. Planet Trappist F memiliki keseimbangan suhu 219 K. Planet Trappist F memiliki radius 1,04 R. Massa dari planet ini masih belum diketahui pasti, tetapi berdasarkan pada ukuran massa planet Trappist F sekitar 0,68 M. Planet ini memiliki periode orbit sekitar 206 hari dan orbital radius sekitar 0,037 × dari bumi.
Kelima Trappist G. Trappist G adalah planet yang terakhir menduduki zona layak huni di tata surya Trappist-1 Trappist G memiliki suhu equilibrium 198,6 K. Massa Trappist G 1,34 Masa dari bumi dengan radius planet 1,13 R, menghasilkan gravitasi permukaan yang diperkirakan sebesar 10,3 m/s 2 , dengan kerapatan 5,13 g/cm 3. Trappist G memiliki periode orbit sekitar 12,353 hari dan radius orbit sekitar 0,045 satu kali dari bumi. Hal tersebut merupakan batas luar zona layak huni Trappist-1. Jarak Trappist G dari bintang induknya adalah berjarak 0,045 AU. Orbit TRAPPIST-1g memiliki eksentrisitas 0,003, jauh lebih rendah daripada Bumi. Orbitnya bervariasi hanya sekitar 41.000 kilometer (dibandingkan dengan sekitar 5 juta km untuk Bumi), yang mungkin membuat iklim planet ini sangat stabil.
Sebagai pembanding dari eksoplanet yang telah dipaparkan dengan keadaan di Bumi. Penulis akan mendeskripsikan kedaan fisik di Bumi. Bumi merupakan planet ketiga dari tatasurya kita. Bumi disebut sebagai planet dunia atau planet biru. Periode orbit bumi membutuhkan waktu ± 8,760 jam dengan kecepatan rata rata 107,2 km/jam, Bumi memiliki jari jari 6371 km dengan luas permukaan 510.072.000 km2yang memiliki masa 597.219 ×1024 kg. sedangkan komposisi Bumi terdiri dari 30,1% oksigen, 32,1% besi, 15,1% silicon, 13,9% magnesium, 2,9% belerang, 1,8 % nikel, 1,5% kalsium, 1,4% alumunium, dan 1,2% unsur lainnya serta 12.900 km2uap air atau setara dengan 264 milyar galon. Bumi memiliki kuat medan magnet antara 25 singga 65 mikrotesla(satuan internasional dengan symbol T dari intensitas magnet). Radius dari bumi berkisar 6.371 km dengan jarak Bumi ke bintang induk berjarak 149,6 juta km. gaya gravitasi Bumi adalah 9,807 m/s 2, suhu rata rata Bumi adalah 288 sampai 330 K. kerapatan yang dimiliki Bumi sekisar 5,51 g/cm 3.
Untuk menelusuri dan mengidentifikasi lebih dalam eksoplanet layak huni seperti Trappist E, F, G, dan Proxima B maka penulis memiliki gagasan berupa system eliminasi dalam eksoplanet. Inovasi tersebut bertujuan agar mampu mengklarifikasi planet selain bumi sebagai planet layak huni. Dilakukan dengan cara mengirimkan responden pertama berupa robot atau sipanse untuk mengatur dan mengujicoba jalur peluncuran pesawat luar angkasa ke Trappist E, F, G, dan Proxima B untuk melakukan penelitian eksplorasi eksoplanet secara langsung di medan.
Layaknya penelitian yang dilakukan oleh para astronom pada tahun tahun 1940, peneliti menyusun sebuah roket yang mana untuk mencoba mengeksplor antariksa, peneliti melakukan pengiriman beberapa hewan percobaan salah satu hewan percobaan yang terpopuler adalah hewan primata, kera dan sipanse. Primata ini di berikan nama Albert sesuai dengan proyek peluncurannya. Kemudian pada 11 juni 1948 dilakukan peluncuran pertama namun gagal, bahkan Albert tidak berhasil sampai ke luar angkasa. Setelah lima kali percobaan gagal, percobaan ke 6 membuahkan hasil Albert VI bersama 11 ekor tikus berhasil terbang hingga ketinggian 72 kilometer.Pendaratan wahana ini juga berhasil sehingga Yorrick tetap hidup saat mendarat meski akhirnya dia mati dua jam kemudian.
proses pengiriman Albert ke luar angkasa 
Setelah percobaan menembus atmosfer bumi berhasil sampai ke luar angkasa, selanjutnya  adalah sebuah program ambisius dari Uni Soviet untuk menaklukkan angkasa luar. Tonggak pertama dari program ini adalah berhasil diluncurkannya satelit pertama di dunia, Sputnik, pada 1957, diikuti oleh misi manusia pertama di angkasa luar yang berhasil menerbangkan astronot bernama Yuri Gagarin mengelilingi Bumi di luar angkasa pada 1961. Prestasi tertinggi dari program angkasa ini adalah berhasil diluncurkannya stasiun ruang angkasa (ISS). Dilanjut NASA misi Gemini pada tahun 1966 yaitu melakukan misi penerbangan antariksa melakukan perapatan dua wahana antariksa yang berawak, selanjut nya pada bulan Juli 1969 diluncurkan nya misi pendaratan Apollo 11 manusia pertama di bulan. Kemudian dilanjutkan pengiriman-pengiriman robot ke bulan untuk misi eksplorasi hingga sampai saat ini. Permisalan tersebut dapat digunakan untuk langkah awal dalam eliminasi Bumi sebagai eksoplanet layak huni.
Dengan demikian, berdasarkan gagasan yang dituangkan penulis maka para astronom diharapkan dapat sesegera mungkin melakukan misi uji coba penerbangan pesawat luar angkasa ke eksoplanet layak huni, diantaranya Trappist E, F, G, dan Proxima B. Hal tersebut di dorong oleh faktor banyaknya pertambahan penduduk yang meluas di Bumi. Maka dari itu, apabila keadaan di bumi semakin memburuk, maka setelah melakukan beberapa misi ekso planet diharapkan dapat memberikan hasil yang memuaskan, salah satu contoh nya adalah dapat membangun stasiun transit di luar angkasa untuk manusia yang ingin melakukan kehidupan baru nya di eksoplanet layak huni, dan membangun pesawat komersil luar angkasa untuk nantinya menghantarkan manusia dari Bumi ke  eksoplanet layak huni atau sebalik nya.
Namun pada dasarnya pada kitab suci Al Qur'an telah dijelaskan bahwaselain di Bumitelah berkembang kehidupan seperti manusia . Namun hal tersebut masih di rahasiakan oleh Allah S.W.T, manusia hanya akan bisa melakukan riset-riset yang berakhir kebuntuan, karena hal tersebut sudah menjadi rahasia Allah S.W.T. Hal ini tidak di jelaskan begitu saja di dalam Al Qur'an, namun biasanya hal-hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan atau ayat mutasabihat harus merangkaikan beberapa ayat yang saling menerangkan, Sebagai bahan kajian tentang dabbah(makhluk berjiwa (makhluk bernyawa)) terdapat petunjuk Allah S.W.T di dalam Al Qur'an Surat As-Syuuro (42) ayat 29 oleh Departemen Agama Pelita III/81-82:Artinya : “di antara (ayat-ayat) tanda-tanda-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang Dia sebarkan pada keduanya. dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya.” (QS. Asy Syuraa : 29). Maka dari itu, dapat dikatakan bahwa penelitian yang dilakukan oleh sejumlah pihak antariksa mengenai kehidupan di luar angkasa kemungkinan kecil akanberhasil.
                                    

Wallahualam bishowab